Memahami Struktur JWT
Header
Bagian pertama yang berisi metadata tentang tipe token (JWT) dan algoritma hashing yang digunakan (misalnya HMAC SHA256 atau RSA).
Payload
Berisi data klaim (claims) seperti User ID, Email, Role, dan masa berlaku (exp). Bagian ini tidak terenkripsi, hanya ter-encode.
Signature
Tanda tangan digital untuk memverifikasi bahwa token belum dimanipulasi. Dibuat dengan menggabungkan Header, Payload, dan Secret Key rahasia.
Keamanan Token (Best Practices)
- Jangan Simpan Data SensitifKarena Payload bisa dibaca siapa saja (hanya Base64 encoded), jangan pernah menyimpan password atau info kartu kredit di dalam JWT.
- Gunakan HTTPSSelalu kirimkan token melalui koneksi aman (HTTPS) untuk mencegah pencurian token (Man-in-the-Middle attack).
- Validasi AlgoritmaDi sisi server, pastikan backend Anda memverifikasi algoritma token (misal: tolak token dengan alg "none").
FAQ Debugger
Apa itu JWT?
JSON Web Token adalah standar terbuka (RFC 7519) untuk mentransmisikan informasi secara aman antara pihak-pihak sebagai objek JSON yang ringkas dan mandiri.
Bagaimana cara memverifikasi Signature?
Anda memerlukan Secret Key (untuk HMAC) atau Public Key (untuk RSA/ECDSA) yang digunakan saat token dibuat. Tanpa kunci ini, Anda tidak bisa memverifikasi validitas token.
Apakah tools ini aman?
Sangat aman. Logika decoding berjalan sepenuhnya di browser Anda. Kami tidak memiliki server backend yang menyimpan atau membaca token Anda.
AllTools JWT Debugger adalah alat developer online gratis. Decode Base64Url, inspeksi struktur JSON Web Token, debug otentikasi OAuth2/OIDC, dan pelajari keamanan API.